Prefiks ter- dan di‑

Prefiks terdan di‑

1 ) Bentuk Prefiks ter- dan di‑

Prefiks ter- mempunyai alomorf ter- dan tel-. Bentuk tel- hanya terjadi pada kata-kata tertentu seperti telanjur dan telentang, sedangkan pre­fiks di- tidak pernah mengalami perubahan bentuk ketika dilekatkan de­ngan bentuk lain.

 

2) Fungsi Prefiks ter- dan di‑

Kedua prefiks tersebut (ter- dan di-) sama-sama berfungsi membentuk kata kerja pasif. Contoh: (1) Ani ditangkap polisi. Hal yang sama juga terjadi pada kata kerja berawalan ter-. Misalnya, Buku itu terbawa Made kemarin. Pada kalimat tersebut, subjek kalimat (buku) dikenai tindakan karena buku terbawa oleh Made.

 

3) Arti Prefiks ter- dan di‑

Prefiks ter- memiliki arti yang lebih bervariasi dibandingkan dengan pre­fiks di-. Prefiks di- mempunyai arti menyatakan suatu tindakan yang pasif, sedangkan arti atau makna dari prefiks ter- adalah sebagai berikut:

a) Menyatakan aspek perfektif. Misalnya pada kalimat berikut:

Kerajaan Mataram yang sudah sangat susut itu, kini terbagi menjadi empat buah kerajaan, yaitu Yogyakarta, Pakualaman, Surakarta, dan Mangkunegaran.

Kata terbagi dalam kalimat tersebut berarti sudah dibagi atau de­ngan kata lain menyatakan aspek perfektif. Demikian pula kata-kata terjepit, tertutup, tersimpan, tertanam, dan terikat.

 

b)         Menyatakan ketidaksengajaan. Misalnya, terpijak: tidak sengaja dipi­jak.

c)         Menyatakan ketiba-tibaan. Misalnya, terbangun, terperosok, teringat, tertidur, terduduk.

 

 

d)         Menyatakan suatu kemungkinan. Prefiks ter- yang menyatakan mak­na tersebut, pada umumnya didahului oleh kata negatif tidak atau tak.

Misalnya:

tidak ternilai                 : tidak dapat dinilai

tidak terselami             : tidak dapat diselami

tidak terbaca                : tidak dapat dibaca

tak tersentuh               : tidak dapat disentuh

tak terduga                   : tidak dapat diduga

 

(e) Menyatakan makna paling. Makna tersebut terdapat pada prefiks ter- yang memiliki bentuk dasar berupa kata sifat.

Misalnya:

tertinggi                         : paling tinggi

terluas                   : paling luas

terpandai                : paling pandai

Posted on November 25, 2011, in MATERI KULIAH. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: