Prefiks per‑

Prefiks per- sangat berkaitan erat dengan prefiks ber-. Jika kata kerjanya ber­awalan ber- dan tidak pernah ditemukan dalam bentuk meN-, kata bendanya menjadi per-.

Misalnya: kata dasar tapa

Bentuk ber- dari kata tersebut adalah bertapa (kata kerja) dan tidak pernah ditemukan bentuk meN- dari kata tersebut, yaitu menapa. Oleh karena itu,kata bendanya adalah pertapa. (pada kitab-kitab lama ditemukan kata pertapa dan tidak pernah ditemukan kata petapa).

Sekarang, kelas kata benda dengan per- luluh menjadi pe-. Misalnya:

bertapa ——  pertapa —-  petapa

 

Selain membentuk kata benda, prefiks per- juga berfungsi membentuk kata kerja kausatif. Misalnya, perbesar, perkecil, percantik. Dengan demikian, prefiks per- berfungsi membentuk kata benda dari kata kerja berprefiks ber­ dan juga membentuk kata kerja kausatif.

Prefiks per- hanya memiliki satu makna, yaitu menyatakan kausatif. Kau­satif yang dibentuk dengan per- memiliki variasi sebagai berikut :

1)         Apabila bentuk dasarnya berupa kata sifat, kausatif yang terbentuk ber­arti membuat jadi lebih…. Misalnya, perbesar, pertinggi, percantik.

2)         Apabila bentuk dasarnya berupa kata bilangan, kausatif yang terbentuk berarti membuat jadi…. Misalnya, perdua, pertiga, perempat.

3)         Apabila bentuk dasarnya berupa kata benda, kausatif yang terbentuk berarti membuat jadi atau menganggap sebagai… Misalnya, peristri, per­budak, pertuan.

Posted on November 25, 2011, in MATERI KULIAH. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: