Prefiks ke‑

Prefiks ke- tidak mengalami perubahan bentuk pada saat digabungkan de­ngan bentuk dasar. Hal yang perlu diperhatikan adalah perbedaan antara ke­ sebagai prefiks dan ke- sebagai kata depan.

Prefiks ke- berfungsi membentuk kata benda dan juga kata bilangan. Dalam fungsinya sebagai pembentuk kata benda, penggunaan prefiks ke­ menjadi tidak produktif. Penggunaan prefiks ke- terbatas pada kata-kata ketua, kehendak, dan kekasih, sedangkan sebagai pembentuk kata bilangan, peng­gunaan prefiks ke- masih produktif. Misalnya, keempat, kelima, keenam, kese­puluh.

Arti prefiks ke- dapat dikelompokkan berdasarkan fungsinya dalam mem­bentuk golongan kata. Sebagai pembentuk kata benda, prefiks ke- mengan­du ng makna yang di. Misalnya ketua, kehendak, kekasih.

 

Sebagai pembentuk kata bilangan, prefiks ke- mendukung dua makna, yaitu:

1) Menyatakan kumpulan yang terdiri atas jumlah yang tersebut pada bentuk dasar. Misalnya:

Kedua (orang)                     : kumpulan yang terdiri atas dua orang

Ketiga (orang)                        kumpulan yang terdiri atas tiga orang

Keempat (pasang)         : kumpulan yang terdiri atas empat pasang

 

2) Menyatakan urutan. Misalnya:

la menduduki ranking kedua

Posted on November 25, 2011, in MATERI KULIAH. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: